Pendapatan Warga Miskin Habis untuk Membeli Rokok

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, mayoritas penghasilan masyarakat miskin dihabiskan untuk belanja makanan dan membeli rokok. 

"Mayoritas penghasilan penduduk miskin dari data yang kita miliki habis untuk membeli makanan dan rokok," kata Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Doni Herliandi, Kamis (2/1/2014). 

Selama Maret 2013 hingga September 2013, garis kemiskinan naik sebesar 10,53 persen, yaitu Rp 296.171 per kapita per bulan pada Maret 2013 menjadi Rp 327.358 per kapita per bulan pada September 2013. 

Menurutnya, pada masyarakat miskin perkotaan, 78 persen penghasilan mereka dihabiskan untuk membeli makanan dan 9 persen untuk rokok. Sementara itu, pada masyarakat miskin pedesaan, 42 persen uang habis untuk membeli makanan dan 11 persen untuk rokok. 

Sementara itu, tren periode Maret-September 2013, persentase penduduk miskin di perkotaan mengalami peningkatan, sedangkan pedesaan menurun. "Perkotaan dari 16,64 persen naik menjadi 17,29 persen pada September 2013. Lalu pedesaan menurun dari 19,10 persen menjadi 17,97 persen pada September 2013, ini menjadi tugas pemerintah termasuk kota," tegas Doni.

Tidak ada komentar:

,
| Copyright © 2014 ZONA SITI JENIT